Musik buddisme

Musik Tradisional Monday, 30/Apr/2012 10:28 0 Komentar - 4 hits
Musik Buddhisme
Biksu memukul genderang sebelum beribadah, Haeinsa.

Dengan diperkenalkannya agama Buddha kepada masyarakat Korea di abad ke-4, musik bernapaskan Buddhisme mulai digunakan untuk menyampaikan tujuan-tujuan religius.[9] Buddhisme dijadikan sebagai agama negara oleh Dinasti Goryeo (935-1392) dan kesenian Buddhisme berkembang pesat, namun rekaman tertulis hanya sedikit yang tersisa.[9] Pengaruh musik Buddhis cukup besar pada musik rakyat dan bangsawan.[9] Jenis seni suara gagok memiliki kesamaan dalam teknik menyanyi dengan mantra beompae.[9] Musik Buddhis lain, yeongsan hoesang, berkembang dengan permainan alat musik orkestra dan terdiri dari banyak versi berbeda.[9] Musik agama Buddha yang dimainkan pada saat upacara-upacara dapat diklasifikasikan menjadi 3 jenis, yakni yeombul, hwacheong dan beompae.[9]

Yeombul: merupakan jenis mantra sutra yang dilantunkan pada upacara sehari-hari oleh biksu di dalam kuil dan disebut pula anchaebi sori atau lagu dalam ruangan.[9]
Beompae: adalah jenis mantra bakkachaebi sori atau lagu luar ruangan yang dilantunkan pada saat upacara khusus oleh biksu-biksu khusus yang menguasai musik Buddhis.[9]
Hwacheong: adalah jenis mantra yang dilantunkan menggunakan bahasa Korea untuk menyebarkan ajaran Buddha dalam bahasa yang mudah dimengerti.[9
0

didan febriansyah
  • City: bekasi
  • Posts: 17
  • Uploads: 0
  • Scores: 110

Tulis Komentar

.: Belum ada komentar :.

0.003s
ShoutBox