Musik rakyat

Musik Tradisional Monday, 30/Apr/2012 10:29 0 Komentar - 9 hits
Musik rakyat

Musik rakyat Korea dapat dibedakan menjadi banyak jenis, antara lain nongak (musik petani), minyo dan pansori.[11][2]
Nongak
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Nongak
Nongak

Nongak adalah permainan musik petani yang dipentaskan oleh kelompok pemusik yang terdiri dari para petani (nongaktae).[2] Permainan musik nongak diwariskan tanpa diketahui dengan jelas penciptanya.[11] Namun begitu, asal-usul nongak diperkirakan telah ada sejak zaman Tiga Kerajaan dari rekaman sejarah Cina kuno.[11] Catatan mengenai nongak juga dapat ditemukan dalam Babad Dinasti Joseon (Sillok), yang dipopulerkan oleh kelompok penghibur keliling.[11]

Saat ini, permainan musik nongak (nongak nori) didasarkan untuk berbagai aktivitas, antara lain ritual desa (gut), latihan militer, aktivitas-aktivitas kerja, atau murni sebagai hiburan.[11] Nongak memiliki variasi berdasarkan daerahnya, antara lain gyeonggi nongak, jwado nongak, udo nongak, honam nongak, samcheonpo nongak, uttari nongak dan yeongnam nongak.[11] Pertunjukkan nongak dapat berlangsung selama beberapa hari, yang meliputi permainan musik di kuil desa, sumur, rumah warga, kantor desa, yang terdiri dari pawai (gil-gut), mengetuk pintu gerbang (mun-gut), dan berjalan mengelilingi tembok halaman sebuah bangunan (heolsa-gut).[11]

Empat jenis alat musik utama nongak adalah kwaenggwari (gong kecil), janggo (genderang panjang), buk (genderang besar) dan jing (gong besar).[11] Para pemain musik lain memainkan alat musik sogo (genderang kecil) dan meniup nabal (trompet).[11]
Samul nori
!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Samul nori
Samul nori

Samul nori adalah jenis permainan musik tradisional yang berakar dari kesenian menghibur kelompok penghibur keliling (namsadangpae) pada masa lalu.[11] Kelompok namsadang menampilkan hiburan berupa nongak, menari, dan akrobat untuk mencari penghidupan.[11] Pada tahun 1978, jenis musik nongak baru ditampilkan oleh kelompok pemusik tradisional yang terdiri dari 4 orang, dipimpin oleh Kim Duk-soo (lahir 1952).[11] Jenis musik baru ini dinamakan samul nori dan saat ini dianggap sebagai musik tradisional yang bergaya urban.[11] Sejak saat itu, kelompok samul nori bermunculan di seluruh Korea.[11]

Samul nori disebut musik urban yang dibedakan dari nongak dan permainan musik keliling.[11] Berbeda dengan nongak yang ditampilkan dengan berdiri dan menari, samul nori dimainkan dengan duduk untuk mengkonsentrasikan permainan musik secara ritmik
0

didan febriansyah
  • City: bekasi
  • Posts: 17
  • Uploads: 0
  • Scores: 110

Tulis Komentar

.: Belum ada komentar :.

0.004s
ShoutBox