Group musik Dangdut Palapa

Musik Tradisional Friday, 13/Dec/2013 18:40 0 Komentar - 37 hits
Bagi mereka yang mendiami kawasan pesisir utara Jawa (Pantura), tentunya sudah tidak asing jika mendengar Group Musik Dangdut Palapa diucapkan. Group Musik Dangdut Palapa ini memang identik dengan hiburan rakyat di sepanjang kota-kota pantai dari Jakarta hingga Surabaya. Jadi, pilihan utama saat hajatan seperti pernikahan, sunatan, acara tujuh belas agustusan dan kampanye pemerintah berskala lokal atau nasional.

Keberadaan Group Musik Dangdut Palapa begitu populer. Gaungnya mengalahkan jenis hiburan lain. Tidak seperti masyarakat di selatan Jawa yang lebih menyukai pagelaran wayang kulit, maka masyarakat Pantura lebih menyenangi penampilan Group Musik Dangdut Palapa sebagai hiburan yang mampu mengumpulkan penonton dalam jumlah besar (hiburan massal).

History Group Musik Dangdut Palapa

Lalu, yang dimaksud dengan Group Musik Dangdut Palapa itu apa? Apakah jenis atau varian lain dari lagu dangdut? Atau bagaimana? Pertanyaan-pertanyaan tersebut bisa diketahui jawabannya dengan terlebih dahulu mengerti perkembangan dari musik dangdut di Indonesia.

Lazim diketahui, dangdut merupakan musik khas dari Indonesia walaupun sejatinya irama dangdut merupakan metamorfosa dari irama musik Melayu tahun 1940-an. Dalam perkembangannya, musik Melayu yang sangat kental dengan nuansa musik India (tabuhan gendang atau tabla) dan irama musik Arab, mulai diwarnai dengan unsur cengkok dari penyanyinya dan harmonisasi irama musik sehingga tercipta melodi asik didengar di kuping.

Perpaduan dari berbagai unsur musik tersebut, kemudian melahirkan satu jenis musik baru yang dinamakan dangdut. Group Musik Dangdut Palapa merupakan bagian dari musik dangdut secara umum.

Disebut bagian dari musik dangdut karena Group Musik Dangdut Palapa termasuk jenis kreasi baru dari musik khas nusantara itu dan booming pada era 2000-an. Sebelumnya, blantika musik dangdut di Indonesia telah diwarnai musik dangdut era Rhoma Irama (1970-an), dangdut disco atau house music (1980-an), hingga masa kejayaan dangdut campursari (1990-an).

Pada 2000-an, khususnya di daerah pesisir utara Jawa Timur, muncul kreasi baru dalam memainkan irama dangdut dan cara menyanyikannya. Semakin kentalnya nuansa atau irama tradisional seperti dangdut campursari dan unsur permainan kendang kempul, yakni seni musik dari Banyuwangi, Jawa Timur ini, membuat terlahirnya suatu irama dangdut yang bersemangat.

Untuk cara menyanyikannya, dangdut jenis baru yang kemudian dikenal bernama dangdut koplo atau Group Musik Dangdut Palapa ini, punya ciri khas tersendiri. Ada pun kota-kota di Jawa Timur seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Bangkalan, Mojokerto, dan Lamongan, jadi basis utama menggeliatnya aliran Group Musik Dangdut Palapa.

Dangdut koplo atau Group Musik Dangdut Palapa memiliki ciri spesifik dalam hal penampilan panggung para penyanyinya, yakni penampilan ekspresif dan gaya jingkrak sembari bernyanyi. Karenanya, tidak mengherankan bila setiap ada pergelaran Group Musik Dangdut Palapa, dipastikan akan disemuti oleh ribuan penonton yang ikutan berjingkrak atau bergoyang penuh semangat mengikuti gaya sang penyanyi.

Group Musik Dangdut Palapa memang merupakan jenis dangdut yang lahir dan besar di atas panggung pertunjukan serta dipentaskan dihadapan ribuan orang. Adanya unsur live dan interaksi langsung antara penonton dan penyanyi, membuat Group Musik Dangdut Palapa mendapat tempat di hati masyarakat pantura. Masyarakat yang secara karakteristik menyukai pertunjukan di tempat terbuka dan kehebohan yang menyertainya.

Hingga sekarang pun, kaset atau DVD lagu-lagu Group Musik Dangdut Palapa yang beredar di masyarakat tidak dihasilkan dari dapur rekaman. Tetapi, kaset atau DVD tersebut diambil dari rekaman live panggung setiap pertunjukan band-band yang mengusung lagu Group Musik Dangdut Palapa. Hal tersebut jadi salah satu keunikan dari jenis musik dangdut energik ini.
0

a L d o
  • City: PADANG
  • Posts: 33
  • Uploads: 0
  • Scores: 572
---

Tulis Komentar

.: Belum ada komentar :.

0.003s
ShoutBox