Organ Tunggal dan Teknologi MIDI

MIDI Sunday, 28/Jun/2015 12:52 3 Komentar - 187 hits
Seiring dengan perkembangan spesifikasi yg ditanam di berbagai merek keyboard keluaran baru, kreativitas para pemainpun ikut berkembang, mulai dari pemanfaatan pemutar MP3, sampling internal, sound/voice yg dapat diolah hingga benar-benar real dan humanized, dan lain-lain, disamping juga pemanfaatan perangkat diluar keyboard, seperti misalnya komputer.

Semua ini tentu tidak terlepas dari perkembangan teknologi MIDI, yang pada dasarnya mengimplementasikan salah satu prinsip ekonomi, yaitu memangkas yang namanya cost atau pengeluaran agar mendapat keuntungan yang lebih besar.

Bayangkan hanya dengan satu atau dua personel saja sebuah grup bisa menampilkan pertunjukan layaknya sebuah grup band, ataupun big band atau bahkan orkestra.

Bayangkan juga untuk memproduksi sebuah proyek musik kita tidak perlu lagi membayar mahal beberapa musisi profesional (maksudnya player), kemudian menyewa studio rekaman yang dilengkapi peralatan yang mahal pula, semuanya cukup dilakukan sendiri di rumah, orang menyebutnya home recording, dengan hanya berbekal seperangkat PC (personal computer) ditambah peralatan pendukung yang tentu saja jauh lebih murah dibanding studio rekaman.

Nah, jadi semakin jelas bahwa organ tunggal (OT) itu lahir atau ada karena adanya teknologi MIDI, yaitu, seperti disebutkan diatas, bahkan cukup dengan satu personil saja (makanya disebut organ tunggal), seorang player OT bisa menggantikan sebuah grup band atau bahkan grup orkestra untuk menyuguhkan sebuah pertunjukan musik.

Oleh karenanya, seperti sudah diutarakan di awal, perkembangan teknologi MIDI itu mempunyai pengaruh yang cukup signifikan terhadap perkembangan OT. Munculnya produk-produk baru yang berbasis MIDI baik berupa software maupun hardware (dalam hal ini keyboard) tentu menuntut kita sebagai player OT untuk terus memperdalam pengetahuan mengenai MIDI, dan tentu saja jangan dilupakan juga pengetahuan musiknya, karena terminologi dan simbol-simbol yang digunakan dalam teknologi MIDI mengacu kepada teori musik juga.

Kita harus sudah mulai mempelajari software atau aplikasi yang berkaitan dengan penggunaan MIDI, seperti sequencer (misalnya DAW - digital audio workstation), synthesizer, sampler, dan sebagainya. Untuk tahapan awal kita bisa belajar langsung di keyboard, karena pada dasarnya keyboard yang kita gunakan itu juga merupakan sequencer sekaligus synthesizer, tapi umumnya bukan sampler karena tidak bisa merekam dan mengedit sample, kecuali keyboard seri tertentu yang harganya mungkin cukup mahal.

Pada aplikasi sequencer kita akan belajar MIDI recording (di keyboard yamaha psr kita mengenal dengan istilah digital recording) dengan kemampuan real-time maupun step recording ditambah fitur-fitur edit sebagaimana kita kenal di komputer seperti cut/copy & paste, drag & drop, hingga kemudian sampai pada proses mixing.

Pada aplikasi synthesizer kita akan mendalami cara pengolahan sound dengan berbagai komponennya seperti Oscillators, Filter, Amplifier, ADSR Envelope (Attack, Decay, Sustain, Release), dan lain-lain.

Sedangkan pada aplikasi sampler kita akan belajar merekam sample untuk kemudian diolah, seperti halnya pada synthesizer, hingga sample tersebut dituangkan kedalam masing-masing tuts keyboard (key-mapping).


Wah, ternyata banyak juga yang harus dipelajari oleh player OT ya .. ?

Sebenarnya tidak sebanyak dan sesulit yang kita bayangkan, karena selama ini kita kan sudah biasa melakukan aktivitas yang sebenarnya berada di wilayah per-MIDI-an, kita juga sudah sering bergaul dengan yang namanya sequencer, synthesizer atau bahkan juga sampler, hanya saja kita memang tidak menyadarinya.

Demikian akhir dari tulisan saya ini, semoga bermanfaat bagi rekan-rekan (khususnya player OT) dan dapat memberikan motivasi untuk senantiasa belajar dan belajar, dan seperti biasa saya tunggu komentarnya baik berupa tanggapan, saran dan kritik, atau mungkin juga pertanyaan.

OK guys, keep learning .. !
0

Helly Hilmi
  • City: Cianjur
  • Posts: 514
  • Uploads: 92
  • Scores: 1208
Think HOW to make it EASY, don' think HOW DIFFICULT it is .. !! (motto-ku)

:phone: 08157151240 :baca:


http://i-love-midi.blogspot.com

MIDI Gratis - Artikel Musik - Chord Lagu
Tutorial - Info MIDI - Tips & Trick, dll


helly_hilmi@yahoo.com
hellyhilmi@gmail.com

Tulis Komentar

.: 3 Komentar :.


lorydal
  • City: Pekalongan
  • Posts: 16
  • Uploads: 0
  • Scores: 1
Friday, 13 November 2015 09:01
Bagus ms Hilmi...
saya msh menyimak artikel selanjutnya.trim..
0

Helly Hilmi
  • City: Cianjur
  • Posts: 514
  • Uploads: 92
  • Scores: 1208
Thursday, 06 August 2015 21:01
krissna wrote:
Artikelnya bagus sekali , tapi Maaf sebelumnya Mas Hilmi, boleh comment i dikit ya. Menurut hemat saya,
fasilatas yang ditanamkan pada keyboard (arranger) sekarang bukanlah akibat dari perkembangan teknology Midi itu
sendiri, tapi lebih ke arah perkembangan hardware keyboard dalam menampung berbagi fasilitas yang dianggap dapat
memberikan nilai tambah pada keyboard(arranger) tersebut

Sedangkan teknologi MIDI, sampai sekarang kita masih menggunakan teknologi yg sudah usang kalau dibandingkan dengan
kemajuan backbonenya ( hardware dan software ). Wacana pengimplementasian HDMIDI ya tinggal wacana, karena sampai
sekarang belum ada kepastian kapan akan diimplementasikan.


Trims bang Krissna atas tanggapan dan pendapatnya, saya sangat setuju sekali ...

Dalam artikel diatas saya menggunakan istilah ‘teknologi MIDI’ hanya untuk menggambarkan bahwa MIDI dengan berbagai
perangkat pendukungnya merupakan satu kesatuan yg tidak terpisahkan, dengan semakin berkembangnya perangkat pendukung
MIDI maka semakin besar pula manfaat MIDI dalam industri musik.

Sedangkan MIDI itu sendiri, pertamakali dipublikasikan Tahun 1983, singkatan dari Musical Instrument Digital Interface,
pada dasarnya merupakan standar teknis yang memungkinkan berbagai jenis peralatan musik elektronik, komputer (berikut
software musiknya) dan peralatan terkait lainnya untuk saling berhubungan dan berkomunikasi satu dengan lainnya. Dalam
hal ini tentu saja terlibat didalamnya berbagai perusahaan produsen musik seperti Yamaha, Korg, Roland, Kawai, dll, yang
membentuk perwakilan sebagai badan pengelola, yaitu MMA (MIDI Manufacturers Association)

Sementara perihal versi baru dari MIDI, sementara ini disebut sebagai ‘HD Protocol’ (High-Definition Protocol) atau
kita kenal juga dengan sebutan ‘HD-MIDI’, tahun ini spesifikasinya sedang dalam proses finishing dan MMA sedang
merancang kebijakan untuk lisensi dan sertifikasi produknya.

Kita doakan saja mudah-mudahan segera terealisasi, Amiiiin .. !!
Think HOW to make it EASY, don' think HOW DIFFICULT it is .. !! (motto-ku)

:phone: 08157151240 :baca:


http://i-love-midi.blogspot.com

MIDI Gratis - Artikel Musik - Chord Lagu
Tutorial - Info MIDI - Tips & Trick, dll


helly_hilmi@yahoo.com
hellyhilmi@gmail.com
0

krissna
  • City: Karawang
  • Posts: 454
  • Uploads: 11
  • Scores: 2186
Saturday, 25 July 2015 17:43
Artikelnya bagus sekali , tapi Maaf sebelumnya Mas Hilmi, boleh comment i dikit ya. Menurut hemat saya, fasilatas yang
ditanamkan pada keyboard (arranger) sekarang bukanlah akibat dari perkembangan teknology Midi itu sendiri, tapi lebih ke
arah perkembangan hardware keyboard dalam menampung berbagi fasilitas yang dianggap dapat memberikan nilai tambah pada
keyboard(arranger) tersebut

Sedangkan teknologi MIDI, sampai sekarang kita masih menggunakan teknologi yg sudah usang kalau dibandingkan dengan
kemajuan backbonenya ( hardware dan software ). Wacana pengimplementasian HDMIDI ya tinggal wacana, karena sampai
sekarang belum ada kepastian kapan akan diimplementasikan.
YAMAHA PSR S970, KORG PA3X PRO, dan Pa 600
0
0.098s
ShoutBox