Interval Nada

Tangga Nada Monday, 07/Dec/2009 09:50 14 Komentar - 2529 hits
Diperbarui pada Wednesday, 23/Nov/2011 10:06
Interval nada

Dalam ilmu matematika atau eksak, Interval berarti jarak.
Hali ini berlaku pula dalam musik.
Jadi: Interval nada adalah jarak nada
Artinya, Interval nada adalah hitungan satuan dari satu nada dengan nada lainnya

Perhatikan Rumus di bawah ini:

CDEFGABC
12345671
111/21111/2


Hitungan di atas adalah jarak satuan nada yang dalam Ilmu Pengetahuan Musik dikenal dengan rumus Interval nada.
Perlu diketahui, Interval Nada adalah rumus yang telah ditetapkan secara internasional, untuk segala jenis alat musik bernada. Pada sebuah alat musik, nada terendah atau nada dasar selalu di hitung dari C, atau C=1 (Do).
Interval nada memiliki banyak fungsi yang sangat penting, antara lain: Menentukan nada dasar sebuah lagu, menyetem alat musik, mengukur ketinggian suara manusia, dan yang terpenting adalah membuktikan bahwa Ilmu Pengetahuan Musik sebagai Ilmu pengetahuan yang ilmiah dan sejalan dengan hitungan matematika dan fisika.

Catatan:
Jarak antar nada tersebut di ukur dengan suatu getaran per detik (Hertz).
Dalam konfrensi fisika di London pada tahun 1939, nada 6 (La) ditentukan harus memiliki getaran 440 kali per detik (Hertz).
Sedangkan nada 6 (La) yang lebih tinggi pada oktav berikutnya memiliki getaran sebanyak 1 ½ kali lipat dari 6 (La) sebelumnya, berarti 660 Hertz)
Artinya segala benda yang bergetar sebanyak 440 Hertz per detik, apapun itu, pada dasarnya mengeluarkan bunyi yang sama dengan nada 6 (La).
Karena itulah, meski alat musik dibuat dari banyak materi (gitar dengan dawainya, seruling besi/plastik menggetarkan udara yang keluar melalui lubang,bahkan pita suara manusia sekalipun, pada dasarnya memiliki jumlah getaran yang sama dalam satu detik, sehingga terciptalah nada 6 (La) tersebut.
Fungsi interval nada dalam musik antara lain: menentukan nada dasar sebuah lagu, menyetem alat musik, mengukur ketinggian suara manusia, dll, akan dibahas satu persatu.
Bersambung…


SESUNGGUHNYA MUSIK ADALAH MATEMATIKA
YANG DIMAINKAN OTAK KANAN DAN HATI MANUSIA
DENGAN BEGITU INDAH …
0

Aliv Katja
  • City: Yogya
  • Posts: 766
  • Uploads: 31
  • Scores: 3242
Let's talk about Music

Tulis Komentar

.: 14 Komentar :.


Adi
Sunday, 25 March 2012 16:35
Aku latihan piano angel bgt mz,,, ajarn doonk
0

Aliv Katja
  • City: Yogya
  • Posts: 766
  • Uploads: 31
  • Scores: 3242
Saturday, 01 May 2010 22:17
enee wrote:
Thanks 4 ur lessons..hope we can share all about music..!!


U are well come:)

Of course, let's share.
Put your picture please :)
Let's talk about Music
0

enee
  • City: semarang
  • Posts: 1
  • Uploads: 0
  • Scores: 0
Tuesday, 27 April 2010 11:56
Thanks 4 ur lessons..hope we can share all about music..!!
0

Mas Mads
  • City: T. TINGGI- MEDAN
  • Posts: 3835
  • Uploads: 428
  • Scores: 4065
Friday, 18 December 2009 23:01
Saluut....... mas

0

RoNz
  • City: Kerinci
  • Posts: 2922
  • Uploads: 46
  • Scores: 5521
Friday, 11 December 2009 20:39
Wah, saya ga nyangka mas Aliv bisa sukses dlm karirnya walaupun tidak sepenuhnya belajar scr akademis. Saya yakin bahwa
pengalaman memiliki pengaruh yg besar dlm skill bermusik. Mas Aliv sangat beruntung berhasil menerapkan ilmu yg didapat
baik scr akademis maupun otodidak pada jalur yg tepat. Sukses buat mas Aliv.
0

primaswara
  • City: Muara Enim
  • Posts: 522
  • Uploads: 184
  • Scores: 4168
Wednesday, 09 December 2009 20:52
Mantap bener Liv..artikelnya sangat berguna bagi sya dan teman lainya..thank's ya ats artikelnya
Belajarlah selama masih ada kesempatan untuk belajar...:-D
0

Aliv Katja
  • City: Yogya
  • Posts: 766
  • Uploads: 31
  • Scores: 3242
Tuesday, 08 December 2009 21:50
Mas Ronz..sedikit banyak saya pun otodidak juga…
Saya sendiri mendapatkan pendidikan formal musik saya mulai di SD dan SMP. Karena kedua sekolah saya tersebut memasukkan
Musik dalam kurikulum. Lalu saya pernah kursus di sebuah kursus musik besar. Di fase usia ini, saya memang tergolong
belajar musik secara akademis.
Namun saya justru banyak menimba skill bermusik saat masih di Yogyakarta, karena memang saya berasal dari Yogya yg kata
orang kota seniman. Sewaktu ber-kuliah di UGM pun saya tdk mengambil jurusan musik, karena memang tidak ada =(... Namun
justru dari para musisi jalanan (otodidak) yg keluar masuk festival musik saya mendapatkan ilmu dan prestasi.
Saya pernah bikin kursus musik di Yogya, namun saya tdk mengajarkan teori. Pernah diangkat jadi guru musik di kursus
musik besar di Yogya juga, namun sebelum sempat mengajar, saya sudah keburu pindah ke Bandung.
Di Bandung-lah selama 2 tahun ini saya mendirikan kursus musik dan beberapa bisnis lain yg masih berkaitan dengan musik.
Dan di Bandung saya mulai menekuri buku2 teori musik yang bagus-bagus. Baik penulis dalam negri maupun luar.
Sederhananya…tidak penting dari mana kita belajar: akademis, otodidak, sharing, ataupun buku2. Karena ilmu dapat
diperoleh dari manapun...
Asalkan kita punya keinginan menjadi lebih baik.
Tidak ada manusia yg sempurna…namun kita bisa menjadi lebih sempurna dari sebelumnya...
Andai saja kita mau…
Let's talk about Music
0

RoNz
  • City: Kerinci
  • Posts: 2922
  • Uploads: 46
  • Scores: 5521
Tuesday, 08 December 2009 04:02
Mantap kang, saya jadi ga ragu2 lagi menggunakan istilah tsb. Biar otodidak spt saya ini bisa akademis sedikit. :D
0

Aliv Katja
  • City: Yogya
  • Posts: 766
  • Uploads: 31
  • Scores: 3242
Tuesday, 08 December 2009 00:56
Ya memang..
Kalau dalam teori musik istilah tone dan semi tone sangat akrab digunakan. Bahkan kalau mau bikin midi di keyboard
Yamaha PSR S 900, ada menu hitungan nada tone dan semitone.

Kalau dari segi etimologi atau bahasa dalam bahasa Inggris, semitone itu terdiri dari dua kata:

Semi : Setengah atau sebagian
Tone : Bunyi atau nada

Jadi semi tone adalah nada yang bernilai setengah atau bisa juga berjarak setengah interval dengan nada lain.

Begitu, setahu saya lho =)...
Let's talk about Music
0

RoNz
  • City: Kerinci
  • Posts: 2922
  • Uploads: 46
  • Scores: 5521
Monday, 07 December 2009 23:48
Aliv Katja wrote:
Hm.. setahu saya kalo kita bicara mengenai interval nada, maka satuan jaraknya adalah interval.
Misal C rendah ke D, berarti jaraknya 1 interval. Kalo di transpose pada keyboard maka akan ada 2 kali tarnspose (+2).
Karena 1 kali transpose artinya naik 1/2 interval. Bukan 1, ini yg orang sering keliru.

Lalu C rendah ke G, berarti jaraknya 3 1/2 interval. Kalo di trasnpose pada keyboard berarti naik 7 (+7). Karena 1 kali
transpose artinya naik 1/2 interval. Bukan 1, ini yg orang sering keliru.

Kalo bicara ketukan, nanti ada pada pokok bahasan Birama, Mas Ronz.

Begitu yg saya ketahui =)..
Silahkan kalau ada yg mau menambahkan dan komentar.

makasih pencerahannya, kang. :) Saya juga pernah mendengar istilah semitone (1/2 interval), apakah istilah ini umum
digunakan dlm teori musik?

Ditunggu artikel biramanya, kang. :D
0
0.498s
ShoutBox