Koneksi Keyboard PSR 2100 ke komputer

Yamaha Tuesday, 20/Sep/2011 15:26 2 Komentar - 61 hits
Diperbarui pada Wednesday, 11/Dec/2013 05:08
Perkembangan jaman yang semakin cepat, membuat teknologi pun berkembang sedemikian pesat. Keberadaan alat-alat musik pun berkembang. Kualitas suara, interface pengguna, tempat penyimpan data, semua berubah seiring perkembangan teknologi.

Dalam hal tempat penyimpan data, Yamaha mempelopori dengan penggunaan flash disk sebagai tempat penyimpan data, baik midi maupun style. Dimulai dengan keyboard PSR seri 1500 dan 300, Yamaha memulai seri keyboard dengan colokan USB untuk flash disk. Tentu saja konsumen semakin dimanjakan dengan kapasitas tempat data yang begitu longgar. Dengan kapasitas 1 gb, maka konsumen akan dapat menyimpan ribuan file midi dan style dalam satu flash disk. Sangat bertolak belakang dengan seri keyboard sebelumnya, yang menggunakan disket sebagai tempat penyimpan data.

Namun, rupanya pihak Yamaha sendiri sebelumnya sudah mengupayakan tempat penyimpan data yang lebih besar dari sebuah disket. Hal ini tampak dengan adanya colokan USB untuk terhubung ke komputer. Dengan sebuah kabel dari sebuah printer, saya mencoba untuk mencari tahu kegunaan colokan itu. Iseng-iseng saya coba koneksikan keyboard PSR 2100 ke komputer. Sesudah terkoneksi, muncul permintaan untuk mengupdate sistem dari komputer. Rupanya tidak langsung dapat terpakai.

Browsing internet, akhirnya dapat sebuah file berukuran kecil yang berguna untuk mengupdate sistem komputer (pada akhirnya saya baru mengetahui, bahwa program Windows versi terbaru sudah langsung mengupdate sistemnya, pada waktu itu saya memakai Windows XP SP2). Update pun ternyata gampang. Setelah keyboard terhubung dengan komputer dan komputer meminta programnya, tinggal di arahkan ke file update. Selesai.

Nah, sekarang tinggal bagaimana cara memainkannya? Coba browsing lagi di internet dan tanya beberapa teman, maka saya mencoba mendownload program VanBasco untuk memainkan midi di komputer saya. Rupanya program ini tidak langsung merespon koneksi keyboard saya di komputer. Harus disetting dulu. Setelah merubah setup, dengan merubah output device dari midi mapper menjadi yamaha (lupa panjangnya), maka midi yang saya putar di komputer bisa dimainkan di keyboard PSR 2100 saya.

Nah.. bagi anda semua yang ingin mengupgrade keyboard PSR anda hanya karena tempat penyimpanan yang masih menggunakan disket, sebaiknya anda pertimbangkan lagi. Lihat dulu, apakah ada colokan USB. Kalo ada berarti bisa anda bisa koneksikan dengan komputer anda dan komputer bisa menjadi tempat penyimpan midi. Lumayan… meski agak repot dalam hal koneksinya, yang penting masih bisa menggunakan apa yang ada…

Untuk style, sepertinya tidak bisa dimainkan dengan cara ini. Karena VanBasco sepertinya tidak bisa memainkan file style. Kalau ada yang tahu program untuk memainkan style dibagi pengalamannya ya…

Demikian pengalaman saya, semoga berguna untuk anda semua.

riza_aryanto
pengguna PSR 2100
0

aryanto1973
  • City: Semarang
  • Posts: 1
  • Uploads: 0
  • Scores: 66

Tulis Komentar

.: 2 Komentar :.


gay 999
  • City: jombang
  • Posts: 2
  • Uploads: 0
  • Scores: 0
Wednesday, 31 May 2017 19:38
mas ary tolong
saya dah coba untuk seting vanbasco ke yamaha 2100
sesuai artikel njenengan
tapi sulit untuk mencari pengaturanranya
dimana saya udah coba kok gak tau tempat seting
dengan ini semoga mas bisa memberi solusinya
dan sebelumnya mohon maaf dan salam kenal
0

gay 999
  • City: jombang
  • Posts: 2
  • Uploads: 0
  • Scores: 0
Wednesday, 31 May 2017 19:34
aryanto1973 wrote:
Perkembangan jaman yang semakin cepat, membuat teknologi pun berkembang sedemikian pesat. Keberadaan
alat-alat musik pun berkembang. Kualitas suara, interface pengguna, tempat penyimpan data, semua berubah seiring
perkembangan teknologi.

Dalam hal tempat penyimpan data, Yamaha mempelopori dengan penggunaan flash disk sebagai tempat penyimpan data, baik
midi maupun style. Dimulai dengan keyboard PSR seri 1500 dan 300, Yamaha memulai seri keyboard dengan colokan USB untuk
flash disk. Tentu saja konsumen semakin dimanjakan dengan kapasitas tempat data yang begitu longgar. Dengan kapasitas 1
gb, maka konsumen akan dapat menyimpan ribuan file midi dan style dalam satu flash disk. Sangat bertolak belakang dengan
seri keyboard sebelumnya, yang menggunakan disket sebagai tempat penyimpan data.

Namun, rupanya pihak Yamaha sendiri sebelumnya sudah mengupayakan tempat penyimpan data yang lebih besar dari sebuah
disket. Hal ini tampak dengan adanya colokan USB untuk terhubung ke komputer. Dengan sebuah kabel dari sebuah printer,
saya mencoba untuk mencari tahu kegunaan colokan itu. Iseng-iseng saya coba koneksikan keyboard PSR 2100 ke komputer.
Sesudah terkoneksi, muncul permintaan untuk mengupdate sistem dari komputer. Rupanya tidak langsung dapat terpakai.

Browsing internet, akhirnya dapat sebuah file berukuran kecil yang berguna untuk mengupdate sistem komputer (pada
akhirnya saya baru mengetahui, bahwa program Windows versi terbaru sudah langsung mengupdate sistemnya, pada waktu itu
saya memakai Windows XP SP2). Update pun ternyata gampang. Setelah keyboard terhubung dengan komputer dan komputer
meminta programnya, tinggal di arahkan ke file update. Selesai.

Nah, sekarang tinggal bagaimana cara memainkannya? Coba browsing lagi di internet dan tanya beberapa teman, maka saya
mencoba mendownload program VanBasco untuk memainkan midi di komputer saya. Rupanya program ini tidak langsung merespon
koneksi keyboard saya di komputer. Harus disetting dulu. Setelah merubah setup, dengan merubah output device dari midi
mapper menjadi yamaha (lupa panjangnya), maka midi yang saya putar di komputer bisa dimainkan di keyboard PSR 2100
saya.

Nah.. bagi anda semua yang ingin mengupgrade keyboard PSR anda hanya karena tempat penyimpanan yang masih menggunakan
disket, sebaiknya anda pertimbangkan lagi. Lihat dulu, apakah ada colokan USB. Kalo ada berarti bisa anda bisa
koneksikan dengan komputer anda dan komputer bisa menjadi tempat penyimpan midi. Lumayan… meski agak repot dalam hal
koneksinya, yang penting masih bisa menggunakan apa yang ada…

Untuk style, sepertinya tidak bisa dimainkan dengan cara ini. Karena VanBasco sepertinya tidak bisa memainkan file
style. Kalau ada yang tahu program untuk memainkan style dibagi pengalamannya ya…

Demikian pengalaman saya, semoga berguna untuk anda semua.

riza_aryanto
pengguna PSR 2100


0
0.016s
ShoutBox